Pages Menu
Categories Menu

Posted by in Akibat

Komplikasi Diabetes Juga Menyerang Gusdur

Penyakit diabetes dan komplikasinya ternyata juga menyerang tokoh agama sekaligus mantan orang nomor satu di Indonesia, Abdurrahman Wahid atau yang biasa disapa Gusdur. Menurut tim kepresidenan yang waktu itu menangani beliau, menyatakan bahwa Gusdur menderita komplikasi diabetes, jantung dan ginjal yang kemudian merenggut nyawanya. Terlepas dari faktor takdir dari yang Maha Kuasa, kita sebenarnya dapat mengambil hikmah dari komplikasi diabetes yang dialami beliau, bahwa komplikasi diabetes dapat semakin meningkatkan kecenderungan penderitanya untuk mengalami kematian dini.

Guna mengurangi kecenderungan tersebut, maka pengobatan terhadap penyakit yang diderita hendaknya tetap dijalani secara rutin. Namun sayangnya pengobatan medis tidak selalu efektif dalam hal mengatasi penyakit, terutama penyakit diabetes. Apalagi jika penyakit tersebut sudah mencapai taraf komplikasi, dimana pengobatan medis nantinya menjadi tidak fokus mengatasi sumber permasalahan penyakit yang sebenarnya.

Efektifitas Pengobatan Medis Masih Rendah

Dalam hal menurunkan gula darah pengobatan medis belum secara efektif mengupayakannya. Justru seringkali pengobatan yang diberikan memicu reaksi hipoglikemia pada penderita seperti yang dialami oleh Asmiati. Kadar gula darahnya pada waktu ia dibawa ke rumah sakit menunjukkan angka 700 mg/dl yang kemudian menurun drastis setelah menggunakan obat diabetes, yaitu sampai 70 mg/dl. Keadaan ini tentu saja sangat membahayakan penderita mengingat hipoglikemia (penurunan gula darah yang tajam) dapat menyebabkan koma diabetic sampai kematian jika tidak segera ditangani dengan baik.

Selain tidak efektif menjaga kestabilan gula darah, pengobatan medis juga cenderung memicu ketergantungan pada penderitanya. Hal inilah yang seharusnya dapat dihindari dengan menghadirkan jenis pengobatan lain yang lebih efektif tentunya dalam hal menjaga kestabilan gula darah.

Bapak Ibu

Solusi Tepat Mengatasi Komplikasi Diabetes

Dengan mengetahui beberapa fakta terkait pengobatan medis tersebut di atas, maka kemudian banyak orang akan bertanya mengenai pengobatan apa yang seharusnya dipilih untuk mengatasi diabetes berikut komplikasinya. Dalam hal ini, pengobatan medis tetap harus dijalani penderita untuk menurunkan gula darahnya. Sementara itu, untuk memaksimalkan hasil pengobatan medis yang sedang dijalani sekaligus mengurangi ketergantungan yang ditimbulkannya, maka penderita hendaknya mencari opsi pengobatan lain.

Dalam hal ini, Tahitian Noni, sebagai satu-satunya produk kesehatan yang telah teruji secara klinis khasiatnya dengan memanfaatkan khasiat buah Noni pilihan dalam hal menurunkan gula darah, dapat menjadi solusi tepat bagi penderita.

Mengapa harus Tahitian Noni?

Dengan 89% kandungan buah Noni pilihan dan 11% blueberry, Tahitian Noni mengandung senyawa aktif Proxeronine (Iridoid) yang merupakan bahan baku dari alkaloid Xeronine. Xeronine sendiri berfungsi membuka pori-pori dinding sel sehingga kemudian nutrisi (glukosa dalam darah dan lain-lain) dapat diserap dengan mudah ke dalam sel. Hal ini tentunya akan semakin mempermudah proses pembentukan energy di dalam tubuh sekaligus menjaga kestabilan gula darah.

Dengan cara kerja yang demikian, maka proses terapi atau pengobatan dengan Tahitian Noni akan terlebih dulu mengembalikan fungsi tubuh yang sebelumnya terganggu (pankreas), lalu dilanjutkan dengan meningkatkan fungsi tubuh tersebut. Hasilnya tentu saja kadar gula darah akan kembali stabil tanpa harus memicu reaksi hipoglikemia mengingat Tahitian Noni tersebut langsung bekerja mengatasi sumber masalah penyakit yang diderita.

Tertarik mengetahui informasi lebih lanjut mengenai pengobatan diabetes dan komplikasinya dengan Tahitian Noni?

Klik DI SINI untuk Mengatasi Diabetes dan Komplikasinya

Incoming search terms:

  • gula darah mencapai 700
  • kadar glukosa 700 menurut WHO
  • kadar gula darah sampai 700

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

error: Content is protected !!