Pages Menu
Categories Menu

Posted by in Info Penting

Retinopati Diabetes, Masalah Baru yang Beresiko Dialami Penderita DM

Jika anda adalah penderita penyakit diabetes melitus, sebaiknya anda lebih waspada dengan gangguan mata retinopati diabetes. Karena mayoritas penderita penyakit diabetes melitus bisa mengalami masalah gangguan mata tersebut.

Sebenarnya, retinopati diabetes lebih cenderung menyerang mereka yang sudah menderita penyakit diabetes melitus selama kurang lebih 15 tahun. Namun demikian, bukan berarti anda yang belum lama menderita penyakit tersebut bisa bersantai-santai dan mengendorkan tingkat kewaspadaan anda.

Hal tersebut disebabkan karena retinopati diabetes benar-benar akan membuat anda menderita. Sudah dibuktikan bahwa mereka yang mengalami gangguan mata tersebut berpotensi kehilangan fungsi dari organ mata.

Ya, penderita penyakit diabetes melitus yang meremehkan retinopati diabetes tersebut rentan mengalami kebutaan permanen. Lalu bagaimana cara mencegah agar gangguan mata tersebut jangan sampai muncul? Untuk mengetahui lebih jelas mengenai cara pencegahannya, anda bisa membacanya di sini.

Mengenal Bagaimana Retinopati Diabetes Menyerang Penderita Penyakit DM

Retinopati DiabetesSebelum mempelajari lebih jauh mengenai bagaimana cara mencegah gangguan mata retinopati diabetes ini, sebaiknya anda mempelajari terlebih dahulu mengenai bagaimana seorang penderita penyakit DM bisa mengalami retinopati diabetes.

Memang benar bahwa gangguan mata ini kebanyakan menyerang orang-orang yang sudah menderita penyakit diabetes melitus cukup lama. Namun demikian, ada beberapa orang yang belum lama menderita penyakit DM juga mulai mengalami masalah ini.

Hal tersebut dikarenakan retinopati diabetes muncul karena tingginya kadar gula darah di dalam tubuh. Bila kadar glukosa di dalam darah anda sering mengalami peningkatan, maka anda beresiko lebih besar untuk mengalami gangguan mata ini.

Semua disebabkan karena organ mata mendapatkan makanan dari pembuluh darah halus. Pembuluh darah halus tersebut akan mengalami kerusakan ketika kadar glukosa di dalam darah terlalu tinggi.

Selain itu, anda juga perlu berhati-hati karena gangguan mata ini jarang menunjukkan gejala apapun bila masih belum begitu parah. Oleh sebab itu, banyak orang terlambat mengatasinya karena mereka baru menyadari kemunculan retinopati diabetes setelah bertambah parah.

Retinopati yang rawan dialami oleh penderita penyakit diabetes melitus sendiri dibagi menjadi 2 macam. Masing-masing menunjukkan gejala yang berbeda-beda dan begitu pula dengan cara penanganannya.

Mengenal 2 Jenis Retinopati Diabetes

Retinopati memiliki 2 macam jenis dan keduanya sama-sama rawan dialami oleh penderita DM. Berikut adalah kedua macam jenis retinopati diabetes tersebut:

Retinopati Non-Proliferatif

Retinopati Non-proliferatif adalah jenis retinopati yang pertama kali dialami oleh penderita DM. gangguan mata jenis ini biasanya tidak menunjukkan gejala yang cukup berat. Anda yang mengalami gangguan mata ini biasanya hanya akan merasakan sedikit penurunan penglihatan saja.

Retinopati Proliferatif

Retinopati Proliferatif adalah jenis retinopati yang sudah bertambah parah. Pada kondisi ini, seorang penderita penyakit DM akan mulai merasakan beberapa gejala seperti:

Penurunan penglihatan yang cukup besar dan terkadang pandangan berubah warna menjadi keabu-abuan.

  • Munculnya selaput berwarna kemerahan pada penglihatan.
  • Objek yang dilihat biasanya dikelilingi lingkaran terang.
  • Munculnya bayangan seperti sarang laba-laba di penglihatan.
  • Adanya titik gelap atau kosong di tengah lapangan penglihatan mata.

Retinopati Proliferatif ini dapat menyebabkan pendarahan di retina mata. Bila sampai terjadi pendarahan di retina mata, maka dengan sangat terpaksa harus dilakukan pembedahan untuk membersihkan tumpukan pendarahan tersebut.

Setelah melihat betapa mengerikannya retinopati diabetes, tentunya tidak ada satupun dari anda yang ingin mencoba mengalaminya bukan? Karena itu, mulai sekarang rutinlah memeriksakan kesehatan mata anda dan juga menjaga kadar gula darah di dalam tubuh tetap stabil.

Karena jika anda bisa disiplin melakukan 2 macam hal tersebut, maka anda bisa mengurangi resiko mengalami gangguan mata retinopati diabetes.

Pengunjung juga mencari:

  • gangguan mata diabetes

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

error: Content is protected !!