Terapi Terbaik untuk Mengatasi Diabetes Melitus

Ciri-Ciri Diabetes melitus Dan Resiko Komplikasinya

Pemahaman yang cukup akan penyakit diabetes, khususnya pemahaman akan ciri-ciri penyakit diabetes sangatlah penting. Hal ini karena nantinya pemahaman tersebut akan berdampak pada menurunnya resiko diabetes. Dengan memahami ciri penyakit diabetes tentunya akan lebih mudah bagi seseorang untuk melakukan pencegahan terhadap diabetes. Atau bagi yang sudah terlanjur didiagnosa menderita diabetes, penanganan medis dapat segera dilakukan setelah mengenali ciri-ciri penyakit diabetes melitus yang muncul.

Mengingat pentingnya pemahaman akan ciri-ciri penderita diabetes, maka hendaknya anda segera membenahi diri dengan cara menjadi lebih aktif dalam hal mencari informasi yang berkaitan dengan ciri-ciri diabetes tersebut. Lalu apa sajakah yang termasuk ciri-ciri sakit diabetes? Di bawah ini akan dijelaskan satu persatu mengenai ciri-ciri diabetes tersebut.

Kadar Gula Darah Tinggi

Penyakit diabetes ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah. Kadar gula darah yang tinggi ini akan tampak ketika dilakukan pemeriksaan terhadap kadar gula darah. Kadar gula darah normal seharusnya kurang dari 100 mg/dl pada saat sebelum makan dan kurang dari 140 mg/dl dua jam setelah makan.

Penyakit diabetes ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darahMungkin sebagian dari anda bertanya mengapa kadar gula darah tiba-tiba meningkat. Normalnya dua jam setelah makan kadar gula darah akan meningkat tajam akibat asupan makanan. Namun biasanya kadar gula darah selalu fluktuatif yang artinya selalu berubah-ubah tergantung pada asupan makanan yang diterima tubuh. Namun pada suatu kondisi dimana seseorang divonis diabetes, kadar gulanya meningkat drastis dua jam setelah makan karena rusaknya sel beta pankreas atau resistensi tubuh terhadap insulin.

Bapak Ibu

Sering Buang Air Kecil (Poliuri)

Penderita diabetes akan sering sekali buang air kecil, terutama di malam hari. Hal ini karena tubuh sedang berusaha menstabilkan kadar gula darah yang meningkat drastis dengan cara membuang kelebihan gula melalui urin. Dalam hal ini ginjallah yang bertugas menyaring gula dalam darah lalu membuangnya bersama dengan urin. Dengan tambahan tugas tersebut tugas ginjal bertambah berat. Pada suatu waktu jika hal ini terus menerus terjadi ginjal akan mengalami kerusakan.

Intinya kadar gula yang tinggi dapat memicu kerusakan organ vital lainnya. Inilah yang disebut dengan komplikasi akibat diabetes. Komplikasi diabetes sebenarnya dapat dicegah jika penderita segera melakukan perubahan gaya hidup, perubahan pola makan dan penambahan aktifitas fisik ketika divonis menderita diabetes.

Rasa Lemas

Rasa lemas pada penderita diabetes timbul akibat seringnya penderita buang air kecil. Hal ini karena gula yang dibuang bersama dengan urin seharusnya dicerna oleh sel dan diubah menjadi energi dan cadangan makanan bagi tubuh. Namun karena rusaknya sel beta pankreas dan/atau resistensi terhadap insulin, gula tidak dapat diserap oleh sel. Insulin dalam hal ini ibarat sebuah kunci bagi sel yang nantinya akan membantu penyerapan gula ke dalam sel. Dengan tidak terproduksinya insulin dan/atau adanya resistensi terhadap insulin, maka gula akan tetap berada dalam aliran darah karena gagal diserap oleh sel sehingga tubuh kekurangan nutrisi.

Penurunan Berat Badan

Penurunan Berat Badan akibat terkena diabetesPenurunan berat badan terjadi karena gula yang dibuang bersama urin seharusnya diserap oleh sel karena nantinya akan diubah menjadi energi dan cadangan makanan bagi tubuh. Akibat terbuangnya gula bersama urin maka otomatis tubuh tidak mendapat suplai nutrisi yang seharusnya diterimanya sehingga terjadi penurunan berat badan penderita.

Cepat Lapar

Penderita diabetes cenderung merasa cepat lapar. Hal ini disebabkan oleh kurangnya  nutrisi akibat terbuangnya gula bersama dengan urin. Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa gula seharusnya diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi dan cadangan makanan. Akibat terbuangnya gula bersama dengan urin maka tubuh tidak mendapat nutrisi yang dibutuhkannya. Otak sebagai pusat saraf kemudian menangkap pesan lapar yang dikirim tubuh sehingga penderita akan cepat sekali merasa lapar.

Cepat Haus

Kadar gula darah yang meningkat drastis memaksa tubuh untuk membuangnya lewat urin sehingga membuat penderita sering buang air kecil. Akibatnya penderita akan mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh sehingga penderita akan merasa cepat haus.

Ciri-Ciri Diabetes Lanjutan

Selain ciri2 penyakit diabetes yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat beberapa ciri diabetes lanjutan. Ciri-ciri terkena diabetes lanjutan ini umumnya akan muncul setelah menderita diabetes dalam jangka waktu yang lama. Apa saja ciri diabetes lanjutan? Simak saja uraian berikut ini.

  • Gangguan Penglihatan

Gangguan penglihatan terjadi akibat masuknya gula ke dalam aliran darah yang menuju mata. Jika hal ini terjadi pada pembuluh darah yang menuju ke retina maka lama kelamaan retina akan rusak. Awalnya penderita hanya mengeluh penglihatannya terganggu. Jika hal ini dibiarkan maka nantinya akan berkembang menjadi kebutaan permanen karena retina sudah tidak dapat berfungsi lagi. Karena itulah pemeriksaan mata perlu dilakukan oleh penderita.

  • Gangguan Pada Ginjal

Gangguan Pada Ginjal akibat menderita diabetesGangguan pada ginjal terjadi karena kerja ginjal yang terlalu berat. Tugas ginjal sebenarnya hanya menyaring zat-zat makanan dan membuang zat-zat racun dari dalam tubuh dalam bentuk urin. Akibat kadar gula darah yang tinggi, tugas ginjal bertambah. Ginjal harus menyaring gula dalam darah dan membuangnya bersama urin guna menstabilkan kadar gula darah. Kerusakan pada ginjal ini jika tidak segera ditangani maka akan berkembang menjadi gagal ginjal.

  • Gangguan Pada Jantung

Gangguan pada jantung terjadi ketika pembuluh darah yang menuju jantung mengalami penyumbatan. Hal ini terjadi karena gula ikut bersama aliran darah. Awalnya hanya akan timbul plak pada pembuluh darah. Namun seiring berjalannya waktu, plak tersebut semakin tebal sehingga menyebabkan aliran darah tersumbat. Jika sudah demikian halnya, penderita dapat terkena serangan jantung bahkan penyakit jantung koroner akibat tidak tersuplainya darah dan oksigen yang cukup.

Mengingat bahaya komplikasi yang dipicu oleh diabetes menahun, pemahaman akan ciri-ciri diabetes melitus menjadi sangat penting. Setidaknya pemahaman akan ciri-ciri diabetes tersebut dapat membuat penderita waspada akan komplikasi diabetes dan sesegera mungkin mencari penanganan yang tepat.

Klik Di Sini – Miliki gula darah yang normal dan stabil Sekarang Juga

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>