Pages Menu
Categories Menu

Posted by in Karbohidrat dan Gula

Amankah Penggunaan Gula Stevia pada Penderita Diabetes?

Asupan gula pada penderita diabetes dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Hal ini karena tubuh penderita sedang mengalami gangguan metabolisme gula, baik akibat suplai insulin yang berkurang maupun reseptor insulin yang tidak dapat bekerja dengan baik. Karenanya asupan gula, baik secara langsung maupun sebagai pemanis harus lebih diperhatikan. Akan lebih baik jika asupan gula sedikit dikurangi atau bahkan dihindari guna mengurangi resiko terjadinya lonjakan kadar gula darah. Lalu apakah ini berarti bahwa penderita kencing manis selamanya tidak boleh mengkonsumsi gula?

Guna menjawab pertanyaan yang seringkali diajukan oleh penderita diabetes tersebut, maka kami sengaja memberikan informasi terkait dengan konsumsi gula pada penderita diabetes, khususnya mengenai jenis pemanis apa yang sebaiknya digunakan dan juga pengaturan porsinya, sehingga penderita dapat tetap menikmati makanan manis tanpa harus membuat gula darahnya mengalami lonjakan kembali.

Apa yang Membuat Gula Stevia “Lebih Aman Dikonsumsi Oleh Penderita?

Gula stevia sebenarnya berasal dari tanaman yang daunnya berasa manis. Karena daunnya yang memiliki rasa manis tersebut, tanaman ini seringkali disebut dengan sweetleaf. Tanaman ini merupakan tumbuhan perdu yang banyak ditemukan di daerah Amerika Utara sampai Amerika Selatan. Akibat rasa daunnya yang manis tersebut, tanaman stevia seringkali digunakan sebagai pengganti gula.

Selain karena memiliki rasa yang manis, gula stevia juga memiliki jumlah kalori yang rendah sehingga sangat cocok bagi yang sedang menjalani diet kalori, khususnya penderita diabetes. Hal ini karena kalori yang berlebihan dapat menumpuk di dalam tubuh akibat terjadinya gangguan metabolisme. Intinya gula stevia memang relatif lebih aman dari pada gula pasir. Perlu diingat bahwa porsinya juga harus diperhatikan. Sebaiknya penderita diabetes tidak mengkonsumsinya secara berlebihan.

Bapak Ibu

Gula Stevia Dapat Membantu Kerja Sel Beta Pankreas

Selain dapat menjadi gula pengganti bagi penderita kencing manis yang harus selalu menjaga kestabilan kadar gula darahnya, gula stevia ternyata dapat membantu kerja sel beta pankreas. Sel beta pankreas, dalam hal ini, memiliki peranan yang sangat penting dalam hal mensekresikan insulin. Dengan semakin meningkatnya fungsi sel beta pankreas tersebut, maka sekresi insulin pun dapat ditingkatkan sehingga kadar gula darah dapat kembali mendekati stabil.

Berdasarkan hasil penelitian, manfaat kesehatan tersebut memang terbukti, khususnya dalam hal mengatasi DM tipe 2, dimana reseptor insulin tidak dapat berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, penggunaan  gula stevia dapat dipertimbangkan oleh penderita guna memperoleh manfaat kesehatan tersebut. Namun penggunaannya tetap tidak boleh berlebihan, mengingat pada penelitian yang dilakukan oleh ahli kesehatan lainnya menunjukkan bahwa efek konsumsi gula stevia terhadap penurunan kadar gula darah masih belum diketahui meski terbukti tidak memicu lonjakan kadar gula darah secara drastis.

Gula Aren Juga Dapat Dikonsumsi Oleh Penderita Kencing Manis

Sebagai pengganti gula, ternyata gula stevia bukanlah satu-satunya. Hal ini karena sebenarnya terdapat gula alami yang dapat dengan mudah kita temukan. Gula yang dimaksud adalah gula aren. Gula aren juga dapat berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh sehingga tubuh akan terhindar dari serangan radikal bebas. Oleh karena itu, penggunaan gula aren sebagai pemanis akan lebih baik jika dibanding dengan gula pasir atau bahkan gula buatan lainnya, seperti halnya aspartam, xylitol dan lain lain. Pemanis se-aman apapun bagi penderita diabetes tetaplah harus diperhatikan porsinya. Jangan sampai dikonsumsi secara berlebihan.

Asupan Gula Tetap Tidak Boleh Berlebihan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa asupan gula tetap tiddak boleh dilakukan secara berlebihan meskipun sudah menggunakan gula pengganti. Hal ini bertujuan untuk menghindari lonjakan kadar gula darah yang kemungkinan dapat terjadi. Perlu diingat bahwa proses pengolahan gula pengganti yang nantinya digunakan oleh penderita juga dapat mempengaruhi efeknya terhadap kadar gula darah. Sebagai salah satu upaya pencegahan, tentunya akan lebih baik jika penggunaan gula pengganti tetap dilakukan dalam batas yang sewajarnya. Dengan begitu resiko terjadinya lonjakan kadar gula darah dapat dikurangi.

Sebaliknya akan lebih baik jika konsumsi makanan bernutrisi lainnya ditambah. Salah satunya adalah konsumsi makanan berserat yang sudah terbukti dapat menjaga kestabilan kadar gula darah. Selain itu, kebiasaan seperti kurang minum sebaiknya juga segera dirubah. Hal ini karena minum air dalam jumlah yang cukup juga dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah dan menjaga suhu tubuh. Intinya tidak hanya asupan gula yang perlu diperhatikan agar kestabilan kadar gula darah dapat tetap terjaga, tetapi juga konsumsi makanan dan kebiasaan yang Anda lakukan.

Solusi lain agar gula darah tetap terjaga kestabilannya

Penggunaan pemanis atau bahkan gula pada penderita diabetes memang tetap dapat dilakukan. Namun akibat pengaturan porsinya yang seringkali tidak tepat, maka gula darah penderita nantinya dapat mengalami lonjakan kembali. Untuk mencegah hal ini terjadi, maka konsumsi Tahitian Noni dapat dilakukan, mengingat ia dapat mengembalikan fungsi sel beta pankreas dan meningkatkan kembali kepekaan sel terhadap insulin. Dengan teratasinya dua permasalahan diabetes tersebut, maka nantinya gula darahpun akan kembali stabil seperti pada orang normal.

Klik di sini agar gula darah anda tetap stabil

Incoming search terms:

  • amankah gula stevia ?
  • penggunaan stevia
  • pemanis yg boleh di konsumsi diabetes melitus
  • pemanis yang aman dikonsumsi penderta kencing manis
  • khasiat gula stevia
  • gula stevia
  • daun stevia untuk kencing manis
  • apa pengganti gula untuk menjaga kestabilan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes melitus
  • amankah pemanis stevia untuk diabeted
  • standar penggunaan gula stevia yang diperbolehkan untuk dikonsumsi

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

error: Content is protected !!