Terapi Terbaik untuk Mengatasi Diabetes Melitus

Manfaat Beras Hitam Bagi Penderita Diabetes

Penggunaan beras hitam mungkin memang belum terlalu umum. Apalagi jika mengingat rasanya yang berbeda jauh dengan beras yang biasa kita konsumsi. Namun tahukah anda bahwa beras hitam justru memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesehatan? Bahkan manfaat yang kita peroleh nantinya akan lebih besar dari manfaat yang diperoleh dari beras putih, khususnya bagi penderita kencing manis.

Terkait dengan manfaat beras hitam tersebut, maka artikel kali akan kami fokuskan untuk membahas manfaatnya dalam hal menjaga kestabilan gula darah penderita diabetes. Penjelasan mengenai manfaat lain dari beras hitam juga akan kami sertakan lengkap dengan solusi tepat lainnya untuk mengembalikan kestabilan gula darah penderita.

Beras Hitam Dapat Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Khasiat pertama beras hitam yang sangat bermanfaat bagi penderita kencing manis terutama berhubungan dengan kemampuannya dalam hal meningkatkan metabolisme. Ini berarti bahwa konsumsi beras hitam dapat meningkatkan penggunaan gula sebagai energi sehingga pelepasan gula ke dalam aliran darah dapat dicegah secara efektif.

Terkait dengan hal tersebut di atas, perlu diketahui bahwa tubuh penderita diabetes memang sedang mengalami gangguan metabolisme, khususnya metabolisme gula dengan tidak tersuplainya insulin atau karena reseptor insulin yang tidak bekerja dengan baik. Dengan begitu, gula yang dihasilkan dari karbohidrat akan semakin menumpuk di dalam tubuh. Dalam hal ini, kelebihan gula akan cenderung dilepaskan ke dalam aliran darah sehingga kemudian kadar gula darah mengalami lonjakan yang cukup drastis. Karenanya ketika fungsi metabolisme semakin ditingkatkan, maka pemanfaatan gula sebagai energi juga akan semakin meningkat sehingga pelepasan gula ke dalam aliran darahpun dapat dihambat.

Bapak Ibu

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh dengan Mengkonsumsi Beras Hitam

Konsumsi beras hitam ternyata juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan manfaat tersebut tentunya resiko untuk terserang penyakit akan semakin berkurang. Ditambah lagi, beras hitam dapat menjaga fungsi ginjal sehingga resiko kerusakan ginjal dapat dikurangi. Apalagi mengingat tugas ginjal yang akan semakin berat dengan adanya kelebihan gula dalam darah. Dengan tugasnya yang semakin berat tersebut, kerusakan ginjal tentunya akan semakin rentan terjadi.

Beras Hitam Lebih Baik dari Beras Lainnya

Beras yang biasa kita konsumsi adalah beras putih. Selain itu, kadangkala kita juga mengkonsumsi beras merah. Bagaimana dengan beras hitam? Konsumsi beras hitam memang jarang dilakukan. Namun konsumsinya akan semakin meningkat pada penderita kencing manis. Hal ini karena konsumsi beras hitam pada penderita penyakit gula darah tersebut dapat menjaga kestabilan kadar gula darahnya. Selain itu, kandungan antioksidan beras hitam juga terbukti memiliki manfaat yang lebih baik jika dibandingkan dengan beras lainnya. Karenanya guna menjaga kestabilan kadar gula darah dan memperoleh manfaat kesehatan lainnya, konsumsi beras hitam pada penderita kencing manis sebaiknya ditingkatkan.

Beras Hitam Juga Dapat Mencegah Kanker

Selain dapat menjaga kestabilan kadar gula darah, beras hitam ternyata juga dapat mencegah terbentuknya sel kanker dan menjaga fungsi hati. Dengan begitu, resiko terkena kanker, hepatitis dan sirosis hati akan semakin berkurang. Manfaat tersebut ditengarai akibat kandungan aleuron atau pemberi warna pekat pada beras hitam yang juga membuatnya memiliki manfaat kesehatan yang lebih banyak jika dibandingkan dengan varian beras lainnya, khususnya dalam hal menjaga kestabilan kadar gula darah.

Cara Masak Dan Porsinya

Dari penjelasan tersebut di atas tampak bahwa manfaat beras hitam cukup banyak. Namun manfaat tersebut seringkali gagal diperoleh akibat cara memasak yang salah. Karenanya cara memasak yang benar sebenarnya perlu dipahami oleh penderita diabetes sekaligus keluarganya agar manfaat beras hitam dapat diperoleh dengan maksimal.

Memang beras hitam ini baik untuk kesehatan, akan tetapi perlu diingat bahwa kalori juga harus diperhatikan. Jangan lupa perhatikan porsinya. Konsumsilah secukupnya, jangan terlalu berlebihan. Konsumsi yang terlalu berlebihan tetap bisa menyebabkan obesitas dan gangguan kesehatan lainnya.

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>