Pages Menu
Categories Menu

Posted by in Tips DM

Yang Wajib Anda Waspadai Dalam Ciri Diabetes

Ciri Diabetes – Penyakit diabetes merupakan penyakit berbahaya yang masih belum dapat diatasi. Karenanya penyakit ini sudah seharusnya dicegah mengingat diabetes dapat menyerang siapa saja. Namun justru kenyataan yang ada adalah sebaliknya. Jumlah penderita diabetes di Indonesia maupun di dunia semakin bertambah, bukannya malah berkurang.

Peningkatan jumlah penderita diabetes ini bukanlah akibat kurangnya pemahaman akan penyakit tersebut, melainkan lebih karena ketidakpedulian terhadap resiko penyakit, khususnya juga yang menyangkut ciri ciri diabetes. Terkait dengan ciri ciri gejala diabetes ini, sebagian besar orang cenderung tidak peduli dengan kemunculannya sehingga upaya pencegahan yang seharusnya dilakukan nantinya justru terlambat dilakukan.

Karenanya guna membantu mengurangi resiko diabetes, anda perlu waspada terhadap setiap ciri diabetes melitus yang muncul. Dengan begitu, paling tidak anda tahu apa yang harus dilakukan ketika salah satu ciri diabetes tersebut muncul. Lalu apa saja sebenarnya yang termasuk ciri ciri diabetes mellitus? Apakah semua jenis diabetes memiliki ciri diabetes yang sama? Simak saja uraian berikut ini.

Poliuri

sering buang air kecil merupakan salah satu ciri diabetes yang sering dijumpaiPoliuri atau sering buang air kecil merupakan salah satu ciri diabetes yang sering dijumpai dan sangat melekat sekali dengan penderita diabetes. Poliuri yang terjadi ini dipicu oleh tingginya kadar gula dalam darah. Perlu diingat bahwa yang bertugas menahan kelebihan kadar gula darah adalah ginjal. Dalam hal ini, ginjal memiliki nilai batas ambang ginjal, yaitu 180 mg/dL. Jika saja gula yang ada dalam aliran darah jumlahnya melebihi nilai batas ambang ginjal tersebut, maka  ginjal tidak akan mampu lagi menahan kelebihan gula dalam darah.

Bapak Ibu

Akibat ketidakmampuan ginjal dalam menahan kelebihan gula dalam darah, maka kemudian gula pun masuk ke dalam urin. Sementara itu, guna mengurangi kepekatan urin akibat masuknya gula ke dalam urin, tubuh menarik lebih banyak cairan tubuh ke dalam urin. Inilah yang menyebabkan penderita diabetes akan lebih sering buang air kecil, terutama di malam hari. Karenanya ketika ciri diabetes ini muncul, alangkah baiknya jika segera dilakukan pemeriksaan kadar gula darah guna mengetahui apakah frekuensi buang air kecil yang meningkat merupakan pertanda diabetes.

Polifagi

Polifagi merupakan istilah medis yang diberikan ketika penderita diabetes sering mengeluh lapar sehingga ia cenderung banyak makan. Polifagi yang dialami merupakan akibat dari tingginya kadar gula darah yang tidak diimbangi dengan jumlah insulin yang cukup maupun fungsi insulin yang optimal. Akibatnya kelebihan gula dalam darah pun harus dibuang bersama urin. Sementara itu, tubuh mengalami malnutrisi karena gula yang dibuang bersama urin seharusnya diserap dan dimanfaatkan oleh sel untuk dijadikan energi dan juga cadangan makanan.

Akibat tidak adanya insulin yang mengontrol kelebihan gula dan juga akibat sensitifitas sel yang kurang baik terhadap insulin yang ada, maka gula pun tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh tubuh. Inilah kemudian yang menyebabkan poliuri yang justru mengakibatkan timbulnya rasa lapar. Sebagai pemenuhan terhadap rasa lapar yang timbul, penderita nantinya akan cenderung lebih banyak makan.

Polidipsi

banyak minum awalnya juga dipicu oleh tingginya kadar gula darah yang tidak diikuti dengan produksi insulin yang cukupPolidipsi atau banyak minum awalnya juga dipicu oleh tingginya kadar gula darah yang tidak diikuti dengan produksi insulin yang cukup akibat rusaknya sel beta pankreas sebagai penghasil utama insulin bagi tubuh. Sementara itu, insulin yang dapat dihasilkan pun tidak dapat berfungsi optimal akibat kurangnya sensitifitas tubuh terhadap insulin tersebut. Inilah alasan mengapa kemudian gula harus dibuang bersama urin guna mengurangi kelebihan gula dalam darah.

Gula yang dibuang melalui urin ini nantinya akan menyebabkan peningkatan frekuensi buang air kecil yang justru akan menyerap banyak sekali cairan tubuh. Akibatnya tubuh pun mengalami dehidrasi dan harus segera mendapatkan cairan pengganti. Inilah alasan mengapa nantinya akan timbul rasa haus dan sebagai pemenuhan terhadap rasa haus yang dirasakan, penderita akan cenderung lebih banyak minum.

Penurunan Berat Badan

Penurunan berat badan memang tidak selalu dapat diartikan sebagai salah satu ciri diabetes. Namun perlu diwaspadai ketika penurunan berat badan yang terjadi sangat drastis dan terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Apalagi jika bukan karena diet yang sehat, maka penurunan berat badan yang terjadi dapat dikategorikan sebagai salah satu ciri diabetes. Mengapa bisa demikian?

Perlu diketahui bahwa ketika tubuh harus membuang kelebihan gula dalam darah, maka secara otomatis tubuh akan kehilangan banyak nutrisi penting yang terdapat dalam gula tersebut. Hal ini tentunya akan menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi. Apabila terjadi secara terus menerus maka tubuh pun terpaksa menggunakan cadangan makanan yang ada untuk memenuhi kebutuhan akan nutrisi.

Sementara itu, perlu diketahui juga bahwa cadangan makanan yang disimpan di dalam tubuh merupakan salah satu penyokong berat tubuh. Ini artinya ketika cadangan makanan terus menerus digunakan tanpa ada cadangan makanan lain yang dihasilkan, maka secara otomatis akan mengurangi berat tubuh sehingga tampak penurunan berat badan pada penderita.

Setelah mengetahui beberapa ciri diabetes di atas, yang harus anda lakukan adalah melakukan pemeriksaan gula darah, baik secara mandiri atau bersama dengan dokter. Hal ini dilakukan guna mengetahui apakah ciri diabetes yang muncul memang benar-benar pertanda diabetes atau bukan. Jika memang terbukti ciri ciri diabetes yang muncul merupakan pertanda diabetes yang diikuti dengan hasil pemeriksaan kadar gula darah, yaitu adanya peningkatan kadar gula darah, maka penanganan medis dapat segera diupayakan guna menjaga kestabilan kadar gula darah anda.

=> KLIK DI SINI agar gula darah Anda tetap stabil <=

Incoming search terms:

  • ambang batas glukosa dalam ginjal
  • ambang ginjal renal
  • ambang ginjal terhadap glukosa
  • ambang gula ginjal
  • batas ambang ginjal untuk glukosa
  • ciri org dm
  • nilai ambang ginjal
  • NIlai ambang glukosa di ginjal

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

error: Content is protected !!